Dua Kepala yang Diduga Pelaku Pengeboman Masih Misterius

Kendatipun DVI (Disaster Victim Identification) Polri sudah mengidentifikasi dua kepala laki-laki yang ditemukan di dua Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott adalah diduga kuat pelaku bom bunuh diri (human bomber), namun identitasnya hingga kini masih misterius. Padahal sebelumnya diduga potongan kepala itu adalah adalah Nur Said dan Ibrahim.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna menjelaskan, pihaknya hingga ini masih mencari identitas kedua orang itu yaitu dengan cara mengedarkan sketsa untuk meminta kepada masyarakat memberikan informasi.

"Masyarakat diminta untuk menghubungi kami, jika mengetahui orang ini," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Media Crisis Center, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Namun, katanya, salah satu kepala tersebut memiliki kemiripan dengan penghuni kamar nomor 1808 hotel berbintang Hotel JW Marriott. "Dari serpihan tubuh di Hotel JW Marriott ada satu kepala diduga berasal dari satu tubuh," ungkapnya.

Sebelumnya, istri Nur Said, Dwi Pratiwi yang tinggal di Tegal Jawa Tengah membatah kalaulah gambar yang disebut-sebut itu adalah foto suaminya. Juga pada Selasa (21/7) lalu kedua orang tuanya yang berasal dari Temanggung Said, M Nasir dan Tumini, telah menjalani tes DNA. Dalam tes DNA tersebut, ternyata potongan tubuh itu bukanlah anaknya.

Begitu juga hasil pemeriksaan DNA terhadap sepupu Ibrahim Hadyu Muhammad oleh tim forensik RS Kramat Jati, Minggu (20/7). Ternyata juga pembanding DNA Hadyu Muhammad dengan serpihan tubuh itu tidak sama. Lalu, kepala siapa?

Artikel Menarik Lainnya



0 comments: